HomeSupportAbout UsContact UsOur ClientAWARDSearch

Sales Support
PC24Cyber

Menu

Prinsip transmisi
Asosiasi Internasional
Deskripsi Umum
Keuntungan Jaringan
Internet resource
Klasifikasi Jaringan
Kerugian Jaringan
Media-media Network
Menghubungkan semua
Spesifikasi teknis
Server
Network Security
Warnet
Internet Cafe
Load Balancing
F.A.Q
ISO Documentation
List of Index
Konsep uPNP

 

Articles Catalogue Support

Current Category
F.A.Q


 Q— Apa beda antara kabel telepon dengan kabel Jaringan Komputer :

 A— Beda banget deh, akan tetapi memang pada dulunya jaringan 10/100 yang dihuni oleh 4 pasang kabel (sesuai standarasisasi EIA/TIA 568 A/B) Merancang agar 4 pasang kabel yang digunakan, sedangkan sisanya digunakan oleh kabel telepon. Sehingga benar-benar dapat mengurangi cost pembuatan jaringan. Akan tetapi jaringan gigabit sekarang ini telah menggunakan ke-delapan kabel TP tersebut. Disamping pertimbangan apabila menggunakan dua kabel yang terpisah sama sekali dapat menjadi cadangan (spare) apabila ada kabel yang putus akibat pemasangan (instalasi).

Q—  Apa itu program mail ?

A— Banyak aplikasi yang mungkin dilakukan menggunakan keluarga protokol TCP/IP. Aplikasi yang umum dilakukan adalah pengiriman berita secara elektronik yang dikenal sebagai elektronik mail (e-mail). Untuk ini dikembangkan sebuah protokol Simple Mail Transfer Protocol (SMTP). Aplikasi lainnya adalah remote login ke komputer yang berjauhan. Hal ini dilakukan dengan menggunakan fasilitas Telnet yang dijalankan diatas \fItransport layer\fP TCP. Untuk melakukan file transfer digunakan File Transfer Protocol (FTP) yang juga dijalankan diatas TCP. Dengan semakin rumitnya jaringan maka manajemen jaringan menjadi penting artinya. Saat ini juga dikembangkan protokol yang khusus digunakan untuk mengatur jaringan dengan nama Simple Network Management Protocol (SNMP). Masih banyak lagi aplikasi yang dijalankan di atas TCP. Masing-masing aplikasi mempunyai nomor port yang unik.

Satu hal yang cukup menarik dengan digunakannya protokol TCP/IP adalah kemungkinan untuk menyambungkan beberapa jaringan komputer yang menggunakan media komunikasi berbeda. Dengan kata lain, komputer yang terhubung pada jaringan yang menggunakan ARCnet, Ethernet, Token Ring, SKDP, amatir paket radio dll. dapat berbicara satu dengan lainnya tanpa saling mengetahui bahwa media komunikasi yang digunakan secara fisik berbeda. Hal ini memungkinkan dengan mudah membentuk \fIWide Area Network\fP di Indonesia. Saat ini UNINET yang dipelopori oleh rekan-rekan dari PUSILKOM-UI terasa tersendat-sendat terutama karena tingginya biaya yang harus dikeluarkan untuk komunikasi. Di samping itu, protokol yang digunakan dalam jaringan UNINET saat ini adalah UUCP yang pada dasarnya merupakan protokol yang sangat sederhana. Hal ini tidak memungkinkan UNINET untuk melakukan hal-hal yang hanya mungkin dilakukan oleh TCP/IP seperti manajemen network secara otomatis menggunakan SNMP dan hubungan connectionless seperti yang dilakukan menggunakan IP.

Dengan adanya teknologi amatir paket radio di dunia amatir radio. Kemungkinan mengembangkan WAN dengan biaya murah di Indonesia menjadi mungkin. UNINET tidak mungkin menggunakan AMPRNet karena amatir paket radio tidak mengenal UUCP. Kalaupun dipaksakan amatir radio harus mengembangkan perangkat lunak yang dibutuhkan dari awal. Penggunaan TCP/IP akan memudahkan internetwoking dengan berbagai network seperti AMPRNet yang pada akhirnya membuka kemungkinan pengembangan WAN biaya mudah, tetapi dengan fasilitas yang jauh lebih baik daripada UUCP.

Q—Dalam cakupan pembahasan Network Management, ada berapa bagian yang perlu diperhatikan tugas dan kerjanya?

A—Configuration, accounting, fault, security, and performance.

Q—Apa tujuan Penyempurnaan dan Standardisasi Implementasi Jaringan?

A— Mengukur, dan mempertimbangkan berbagai aspek, untuk mencapai Performa dari jaringan yang sudah ada, sehingga berbagai aspek kompleks dan ekspektasi menggunakan jaringan computer dalam perusahaannya selalu dalam kondisi yang dapat diterima.

Q—Apa saja sih tugas dari Manajemen Network Admin (singkatnya)?

A—  Memonitor asset-aset jaringan yang sudah ada, baik software maupun hardware dan Mengkonfigurasi system informasi sehingga, berbagai operasi yang melibatkan jaringan computer dapat bekerja pada kondisi yang sempurna dan memenuhi kebutuhan dari jaringan itu sendiri.

Q—Parameter apa sih yang menyatakan kalau Network yang telah kita bayar itu memenuhi fungsinya?

A—Parameter ukurannya adalah Utilitasasi jaringan atau apabila jaringan sudah melayani berbagai kebutuhan yang telah direncanakan sebelumnya. Kemudian pengguna computer didalam jaringan tersebut telah menggunakan jaringan sesuai fungsinya yang telah diregulasikan dahulu sebelumnya. Sebagai contoh jaringan 10/100 yang telah menggunakan berbagai server yang mendukung jaringan (Seperti berbagai jenis server yang telah dibahas diatas), kemudian data (traffic) yang melewati jaringan tersebut telah saking padatnya sehingga seorang admin perlu untuk me-routing sinyal-sinyal dari user-user tertentu agar tidak terjadi stuck. Pada saat itu perlu untuk dipertimbangkan agar menggunakan jaringan dengan bandwith yang lebih besar misalnya gigabit atau Fiber Optic. Agar produktifitas kerja kantor menjadi lebih tinggi lagi.

Q— Apa tujuan dibentuk managemen keamanan jaringan?

A—  Untuk mengontrol akses-akses kedalam atau keluar jaringan milik kantor tersebut, sesuai dengan undang-undang khusus yang dibuat oleh kantor itu sendiri. Dari regulasi tersebut dibentuk aturan-aturan sedemikian rupa, agar jaringan tidak dapat di sabotase oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Atau data-data penting yang bersifat sensitive tidak bisa untuk diakses oleh orang-orang yang tidak berhak.

 Sistem manajemen keamanan bekerja dengan cara membagi sumber daya jaringan menjadi dua area yaitu, area umum dan area khusus. Untuk level pengguna (user) akses kesemua sumber daya jaringan adalah tidak masuk akal. Justru dari kebijakan ini yang menyebabkan kerusakan jaringan karena bebasnya semua user untuk menyeting dan melihat-lihat data semua orang.

Sistem keamanan ini memiliki beberapa fungsi. Mereka mengidentifikasi sumber daya jaringan yang bersifat khusus (termasuk system operasi, file-file dan lain-lain) dan menentukan pemetaan bagian mana yang dianggap khusus dan bagian yang umum. Kemudian system ini juga mencatat semua aktifitas yang menyangkut sumber daya jaringan sehingga siapa saja yang mengakses dengan atribut apapun dicatat dengan jelas.


 


 

Articles Catalogue Support

2009 PC24.CO.ID - Design by TSM.